Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah adalah Pondok Pesantren yang berlokasi di Kp. Condong Rt.01 Rw.04 Kel. Setianagara Kec. Cibeureum Kota Tasikmalaya kode pos 46196 Jawa Barat. Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) : 510032780141, merupakan salah satu pondok pesantren tertua yang ada di Kota Tasikmalaya Jawa Barat didirikan sekitar tahun 1864 masehi, asal mulanya Pesantren ini memberlakukan sistem pendidikan klasikal yang mengkhususkan diri pada pengajian kitab-kitab klasik ulama-ulama terdahulu, didirikan oleh K.H. Nawawi yang berasal dari kampung Sukaruas Rajapolah kabupaten tasikmalaya, yang telah mengalami 7 generasi kepemimpinan, yaitu :
- K.H. Nawawi mendirikan pesantren akhir abad 18 atau sekitar tahun 1864 M dengan bukti sejarah adanya wakap tanah seluas 400 tumbak dari Pangeran Kornel Sumedang atau Pangeran Kusumadinata IX.
- Sepeninggal beliau perjuangannya dilanjutkan anaknya bernama K.H. Adrai.
- Berhubung K.H Adrai membuka pesantren di daerah yang lain maka pesantren ini diserahkan kepada menantunya, K.H. Hasan Muhammad.
- Sepeninggal K.H. Hasan Muhammad Pondok Pesantren ini dipimpin oleh K.H. Damiri mengingat anak laki-laki tertuanya masih kecil.
- Tatkala anak laki-laki tertua sudah besar yakni K.H. Nazmuddin, maka kepemimpinan sejak itu diserahkan kepada beliu sampai tahun 1986.
- Dari tahun 1986 sampai tahun 2014 dipimpin adik almarhum, K.H. Ma’mun.
- Dari tahun 2014 sampai sekarang pimpinan pesantren diamanatkan kepada putra tertua beliau Yaitu KH.Diding Darul Falah.
Pesantren ini berdiri diatas area  -+ 15 hektar tanah dengan fasilitas asrama putra, asrama putri, gedung sekolah , mesjid putra, mesjid putri, auditorium, kampus perguruan tinggi, asrama mahasiswa, lahan perkebunan, lahan perikanan, MCK, mini market, mini bank, ATM, klinik, pertashop, koperasi, guest house, sarana olahraga, sarana perkantoran, perpustakaan, laboratorium (komputer/Bahasa/IPA), dll.
Â
Pada awalnya pesantren ini hanya mengajarkan kitab kuning, hingga sudah banyak alumninya yang menjadi pejuang penyebar agama di berbagai daerah yang datang dari pelosok nusantara dan luar negeri (Jawa Barat, Banten, DKI, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, NTT, Papua, Singapura, Malaysia, Qatar). Sehingga pada waktu kerusuhan 26 Desember 1996 di Tasikmalaya, banyak para alumni beserta jama’ahnya yang datang ke Pesantren untuk menengok ustad Mahmud Farid, putra Pimpinan Pesantren yang menjadi korban kekerasan oknum Polisi yang mengakibatkan kemarahan masyarakat luas.
Pesantren Condong merupakan salah satu pondok pesantren yang berciri khas ‘Salafy’ (memperdalam kitab kuning) dan juga bahasa asing (arab dan inggris), selain juga melaksanakan pendidikan formal mulai jenjang MI, SMP Terpadu, SMA Terpadu, hingga perguruan tinggi seperti STIABI, ITB RIYADLUL ULUM.
Â
Sejak tahun 1985 pondok pesantren ini sudah mulai memadukan kurikulum pondok pesantren dengan kurikulum gontor, dan sejak tahun 2001 sudah memadukan dengan kurikulum pendidikan Nasional,yaitu SMP Terpadu.Â
Â
Mulai 2003-2004 dibuka SMA Terpadu dengan program lanjutan dari SMA Terpadu dan Program Intensif (SMP dari luar). Sama seperti halnya SMP Terpadu, SMA Terpadu juga paduan dari kurikulum Pendidikan Nasional, Kurikulum Pondok Pesantren dan kurikulum Gontor.Â
Â
Pada Tahun 2017 didirikan Sekolah Tinggi Imu Adab dan Budaya Islam (STIABI Riyadlul Ulum), dengan dua prodi : BAHASA & SASTRA ARAB dan SEJARAH PERADABAN ISLAM.
Pada Tahun 2022 didirikan Institut teknologi dan bisnis Riyadlul Ulum (ITB Riyadlul Ulum), dengan tiga prodi :  Kewirausahaan, Sistem Informasi dan Agroteknologi .
Â
Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong adalah Pesantren Terpadu untuk santri putra dan putri mulai dari jenjang MI, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi. Kegiatan santri antara lain: Shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur`an, menghafal Al-Qur`an (tahfidz), percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, pramuka, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti silat, jurnalistik, drum band, dll.Â